Forum Konsultasi Publik PATGTL : Perkuat Kualitas Pelayanan Publik

Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) - Badan Geologi menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) hari ini. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Pelayanan Laboratorium PATGTL yang Responsif dan Berkelanjutan”  sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor laboratorium pengujian.

Forum ini dibuka secara resmi oleh Kepala PATGTL, Ir. Agus Cahyono Adi, M.T. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa PATGTL saat ini tengah melakukan proses sertifikasi Laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017 guna memastikan mutu layanan yang profesional dan berstandar nasional.

“Saat ini PATGTL sedang melakukan proses sertifikasi Laboratorium Sarana Teknik agar laboratorium yang kami miliki semakin berkualitas dan terakreditasi. Kami juga terus mendorong sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan fasilitas negara dapat berjalan optimal,” ujar Agus.


Forum Konsultasi Publik ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidang pelayanan publik dan standardisasi laboratorium, yaitu Dian Ayu Puspitasari, S.I.P., M.A., Analis Kebijakan Pertama dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; Dra. Diana Boes, M.M., Konsultan Masyarakat Standardisasi Indonesia (MASTAN); serta Wiyono, S.T., M.T., Penyelidik Bumi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Kerja Laboratorium dan Sarana Teknik PATGTL. Kegiatan dipandu oleh moderator Ibu Arditari Eka Putri dan dihadiri oleh Perwakilan Kementerian/Lembaga, akademisi, organisasi profesi, perwakilan unit di lingkungan KESDM, serta masyarakat pelanggan laboratorium.

Dalam paparannya yang berjudul “Transformasi Melayani Negeri”, Dian Ayu Puspitasari menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak publik untuk berperan aktif memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Pelayanan publik yang berkualitas membutuhkan partisipasi masyarakat. Masukan dari pengguna layanan menjadi elemen penting dalam penyempurnaan standar pelayanan di instansi pemerintah,” jelas Dian.


Paparan selanjutnya disampaikan oleh Diana Boes yang membahas standar mutu pelayanan laboratorium. Ia menegaskan bahwa Laboratorium PATGTL telah menerapkan standar SNI ISO/IEC 17025:2017 serta sistem manajemen mutu, sehingga mampu menjamin keandalan dan validitas hasil pengujian.

“Laboratorium PATGTL telah memenuhi standar SNI ISO/IEC 17025:2017 dan sistem manajemen mutu, sehingga kualitas pelayanan dan hasil uji yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Diana.


Sementara itu, Wiyono memaparkan arah pengembangan Laboratorium PATGTL ke depan. Fokus pengembangan meliputi peningkatan dan akreditasi laboratorium, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, hingga penguatan peran laboratorium sebagai laboratorium rujukan.

“Konsentrasi kami saat ini adalah peningkatan dan akreditasi laboratorium, yang dilanjutkan dengan digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi, serta penguatan Laboratorium PATGTL sebagai laboratorium rujukan,” ujar Wiyono.


Ia juga menyampaikan bahwa Laboratorium PATGTL telah membangun sinergi lintas sektor dengan instansi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta media publikasi. Capaian kinerja laboratorium turut ditunjukkan melalui peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) setiap tahun serta hasil Survei Kepuasan Masyarakat yang mencapai nilai 3,77 dari skala 4.

Forum berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dua arah. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan dan masukan, di antaranya terkait waktu kalibrasi peralatan laboratorium serta tarif layanan. Menanggapi hal tersebut, Diana Boes menegaskan bahwa kalibrasi alat ukur dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan, khususnya untuk peralatan yang bersifat sensitif. Terkait tarif, disampaikan bahwa penetapan biaya telah mengacu pada ketentuan PNBP, dengan tetap memberikan keringanan bagi kriteria tertentu, termasuk bagi mahasiswa.

Selain itu, dari kalangan akademisi turut disampaikan usulan penyediaan peralatan drone geofisika serta peluang keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan survei laboratorium sebagai sarana pembelajaran. Beberapa pengguna layanan juga menyampaikan apresiasi atas kecepatan pelayanan serta kualitas hasil uji yang diterima.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta Forum Konsultasi Publik diajak mengikuti kunjungan ke laboratorium (lab tour) untuk melihat secara langsung fasilitas, peralatan, serta alur pelayanan yang tersedia di Laboratorium PATGTL. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai proses kerja laboratorium sekaligus memperkuat transparansi dan kepercayaan publik terhadap layanan yang diberikan.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, PATGTL Badan Geologi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yang responsif, profesional, dan berkelanjutan, serta menjadikan masukan masyarakat sebagai dasar evaluasi dan inovasi pelayanan publik ke depan.


Ikuti Berita Kami