Penguatan Kerja Sama Geosains Indonesia–Kanada: Badan Geologi Bahas Kolaborasi Riset Vulkanologi dan Mineral Kritis

Menindaklanjuti pertemuan antara KBRI Ottawa dan Natural Resources Canada (NRCan) tanggal 14 November 2025 terkait peluang peluang kerja sama ilmiah dalam bidang geosains, penelitian gunung berapi, dan pemetaan mineral kritis yang relevan bagi kedua negara. 


Pada tanggal 2 Desember 2025, Badan Geologi menerima Perwakilan Trade Commissioner Service, Pemerintah Kanada, Ibu Melani Ismail, membahas peluang kerjasama melalui skema TAP (Technical Assistance Partnership) dan EDM (Expert Deployment Mechanism), yang memungkinkan penyediaan pendanaan, penugasan ahli, serta dukungan teknis pada proyek prioritas di bidang geosains dan mineral kritis. 


Ketua Scientific Board, Pusat Survei Geologi, Asep Kurnia Permana, bersama Perwakilan Tim Kerja Mineral, PSDMBP dan Bagian Kerjasama, Sekretariat Badan Geologi menerima dan menyambut baik terkait rencana usulan kerjasama tersebut. Badan Geologi juga secara khusus mengusulkan peluang lingkup kerjasama di bidang penyelidikan mineral kritis pada lingkungan vulkanik termasuk penyelidikan litium dalam Brine water, natural hydrogen, dan eksplorasi migas. Kita ketahui bahwa Kanada memiliki pengalaman dan teknologi dalam bidang tersebut.


-Badan Geologi

Ikuti Berita Kami