ERUPSI G. LEWOTOBI LAKI-LAKI LEVEL IV (AWAS) TANGGAL 1 AGUSTUS 2025 PUKUL 20.48 WITA

LAPORAN KHUSUS

Nomor: 069/GL.03/BGL/2025

ERUPSI G. LEWOTOBI LAKI-LAKI

LEVEL IV (AWAS) TANGGAL 1 AGUSTUS 2025 PUKUL 20.48 WITA



Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas tebal. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 100-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, barat daya, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 19-26°C.


Sejak pukul 18.00 hingga 20.00 WITA terjadi peningkatan gempa vulkanik yang diikuti erupsi eksplosif pada pukul 20.48 WITA. Kolom abu mencapai ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak gunung. Material letusan tersebar ke segala arah dengan lontaran sejauh 3–4 km dari kawah. Letusan ini dipicu oleh akumulasi gas yang terperangkap selama dua minggu terakhir. Berdasarkan pemantauan, aktivitas gempa vulkanik meningkat signifikan dan terdeteksi pergerakan magma menuju permukaan. Informasi peringatan telah disampaikan kepada masyarakat di sekitar gunungapi sebelum erupsi terjadi.


Berdasarkan analisis visual dan instrumental tersebut, aktivitas Gunung api Lewotobi Laki-laki masih tinggi, sehingga tingkat aktivitas Gunung api Lewotobi Laki-laki masih

ditetapkan pada Level IV (Awas) dengan rekomendasi sebagai berikut: masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan sektoral barat daya - timur laut 7 km dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.


Selain itu, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen. Warga yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. 


Pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Contact person :

  1. Herman (Pengamat Gunung Api Lewotobi Laki-laki) +62 822-3644-5334

  2. Heruningtyas (Ketua Tim Kerja Gunung Api) +62 85724172717

  3. Arios (Kepala Balai Nusra) +62 822-9943-7043


Informasi terkini mengenai aktivitas gunungapi dapat diakses melalui situs resmi Magma Indonesia maupun media sosial resmi Badan Geologi.


Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


a.n. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Kepala Badan Geologi

Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc.


LAMPIRAN





Ikuti Berita Kami