LAPORAN KHUSUS
Nomor: 076/GL.03/BGL/2025
ERUPSI GUNUNGAPI DEMPO, SUMATERA SELATAN
TANGGAL 7 AGUSTUS 2025 PUKUL 21:38 WIB
Gunungapi Dempo merupakan gunungapi aktif yang berada di wilayah Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan. Gunungapi Dempo merupakan gunungapi tipe strato yang memiliki ketinggian 3.173 meter diatas permukaan laut. Aktivitas Gunungapi Dempo saat ini berada di kawah Marapi.
Telah terjadi erupsi Gunungapi Dempo pada tanggal 07 Agustus 2025 pukul 21:38 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.200 m di atas puncak (± 4.373 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi ± 3 menit 59 detik.
Badan Geologi telah menerbitkan laporan khusus terkait peningkatan Gempa Vulkanik Gunungapi Dempo tanggal 10 Juli 2025, pada periode tersebut Vulkanik Dalam mencapai 4 kejadian/hari. Gempa Vulkanik Dalam ini terekam pada tanggal 8 dan 9 Juli 2025 dengan magnitudo durasi antara 0,76‒1,05 dengan kedalaman antara 4,4‒4,8 km di bawah puncak Gunungapi Dempo.
Pemantauan kegempaan periode 25 Juli‒7 Agustus 2025 terekam 1 kali gempa Letusan/Erupsi, 3 kali gempa Hembusan, 3 kali gempa Low Frequency, 3 kali gempa Vulkanik Dalam, 4 kali gempa Tektonik Lokal, 1 kali gempa Terasa skala II MMI, 9 kali gempa Tektonik Jauh, dan Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-1 mm, dominan 0,5 mm. Kegempaan Vulkanik Dalam sejak tanggal 8 Juli 2025 cukup tinggi yang diikuti oleh kejadian gempa Tektonik Lokal menjelang erupsi tanggal 7 Agustus 2025 pukul 21:38 WIB.
Pengamatan deformasi Gunungapi Dempo dengan metode GNSS pada periode 2 minggu menunjukkan tren inflasi/penggembungan tubuh gunung. Data deformasi Tiltmeter periode 1 minggu sebelum erupsi juga menunjukkan tren inflasi. Hal ini menunjukkan adanya proses migrasi magma dari kedalaman ke permukaan sejak awal bulan Juli 2025.
Pemantauan visual Gunungapi Dempo periode 25 Juli‒7 Agustus 2025 gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur, selatan dan barat. Suhu udara sekitar 18‒28°C. Saat cuaca cerah, air danau Kawah Marapi, Gunungapi Dempo berwarna hijau dan abu-abu.
Karakter erupsi Gunungapi Dempo adalah erupsi tipe freatik yang dapat berlangsung secara tiba-tiba tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas. Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunungapi Dempo masih berada di Level II (Waspada). Masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan diimbau untuk tidak mendekati dan bermalam di dekat pusat aktivitas yaitu Kawah Marapi dalam radius 1 km serta arah bukaan kawah sejauh 2 km ke sektor utara karena berpotensi terlanda lontaran akibat erupsi freatik dan potensi gas-gas vulkanik yang membahayakan kehidupan.
Badan Geologi terus berupaya dalam mitigasi bahaya Gunungapi Dempo, baik melalui pemantauan aktivitas, penilaian bahaya, dan sosialisasi aktivitas Gunungapi Dempo. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi aktivitas Gunung Dempo dari sumber yang terpercaya dan mengikuti rekomendasi dari Badan Geologi, pemerintah daerah, dan BPBD setempat.
Koordinasi dapat dilakukan dengan Pos Pengamatan Gunung Api Dempo di Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. Informasi perkembangan informasi resmi aktivitas gunungapi dapat diakses melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau situs web https://magma.esdm.go.id, website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id atau media sosial Badan Geologi @badan.geologi (Instagram, Facebook, dan X). Evaluasi tingkat aktivitas Gunung Dempo akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan.
a.n. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Kepala Badan Geologi
Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc.