PERKEMBANGAN AKTIVITAS G. LEWOTOBI LAKI-LAKI LEVEL IV (AWAS) TANGGAL 7 JULI 2025

LAPORAN KHUSUS

Nomor:036/GL.03/BGL/2025

PERKEMBANGAN AKTIVITAS G. LEWOTOBI LAKI-LAKI

LEVEL IV (AWAS) TANGGAL 7 JULI 2025



Gunung api Lewotobi Laki-laki terletak di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengamatan visual pada periode 6 - 7 Juli 2025 Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas sedang. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50 - 200 meter dari puncak. Pengamatan visual dengan pesawat nirawak (drone) menunjukkan adanya tumpukan lava yang memenuhi area kawah. Pada tanggal 7 Juli 2025 pukul 11:05 WITA terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom erupsi mencapai 18.000 meter di atas puncak. Erupsi ini disertai suara dentuman kuat dan awan panas dengan jarak luncur mencapai maksimal 5 km ke arah utara dan timur laut. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 19 – 27°C.


Data kegempaan dari tanggal 6 - 7 Juli 2025 hingga pukul 12.00 WITA yakni,1 kali Gempa Erupsi, 3 kali Gempa Hembusan, 10 kali Gempa Tremor Non-Harmonik, 2 kali Gempa Low Frequency (LF), 7 kali Gempa Vulkanik Dalam, Tremor Menerus dengan amplitudo dominan 2.9 mm, dan 9 kali Gempa Tektonik Jauh.

Berdasarkan data visual tanggal 6 – 7 Juli 2025 hingga pukul 12.00 WITA, tingkat aktivitas G. Lewotobi Laki-laki sangat tinggi dengan terjadinya erupsi eksplosif dan Gempa Tremor Menerus. Jenis Gempa Lainnya menunjukkan masih terjadinya proses suplai magma dan pergerakan fluida ke permukaan.


Data deformasi tiltmeter menunjukkan inflasi secara perlahan dalam satu minggu terakhir yang mengindikasikan terjadinya akumulasi tekanan akibat suplai magma. Sementara itu, data GPS menunjukkan pola deflasi. Hal ini indikasi tekanan dari dalam yang mulai berkurang namun akumulasi tekanan pada kedalaman dangkal masih tetap tinggi.


Dengan kondisi terjadinya erupsi tersebut serta kegempaan yang terjadi, tingkat aktivitas Gunung api Lewotobi Laki-laki masih ditetapkan pada Level IV (Awas) dengan rekomendasi sebagai berikut : masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan sektoral baratdaya-timurlaut 7 km dari pusat erupsi, serta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.


Selain itu, masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana agar mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, khususnya pada daerah aliran sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki, seperti di Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen. Warga yang terdampak hujan abu dianjurkan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan.


Pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi. Informasi terkini mengenai aktivitas gunungapi dapat diakses melalui situs resmi Magma Indonesia maupun media sosial resmi Badan Geologi.


Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


a.n. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Kepala Badan Geologi

Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc.




SPECIAL REPORT
No: 036/GL.03/BGL/2025
DEVELOPMENT OF MT. LEWOTOBI LAKI-LAKI ACTIVITY
LEVEL IV (AWAS) – 7 JULY 2025

Mt. Lewotobi Laki-laki is an active volcano located in East Flores Regency, East Nusa Tenggara Province. Visual observations during the period of 6–7 July 2025 showed that the volcano was clearly visible to partially obscured by moderate-intensity fog. White-colored emissions from the main crater were observed with thin to moderate intensity, rising approximately 50–200 meters above the summit.

Drone observations revealed a significant accumulation of lava filling the crater area. On 7 July 2025 at 11:05 Central Indonesia Time (WITA), an explosive eruption occurred, generating an eruption column reaching 18,000 meters above the summit. This eruption was accompanied by a loud explosion and pyroclastic flows reaching up to 5 kilometers to the north and northeast.

Weather conditions were clear to cloudy with light to moderate winds blowing toward the north, northeast, southwest, and west. Ambient air temperatures ranged from 19 to 27°C.

Seismic Data (6–7 July 2025, until 12:00 WITA):

  • 1 Eruption Earthquake

  • 3 Emission Earthquakes

  • 10 Non-Harmonic Tremors

  • 2 Low-Frequency (LF) Earthquakes

  • 7 Deep Volcanic Earthquakes

  • Continuous Tremor with a dominant amplitude of 2.9 mm

  • 9 Distant Tectonic Earthquakes

Based on visual and seismic data up to 12:00 WITA on 7 July 2025, volcanic activity at Mt. Lewotobi Laki-laki remains very high, marked by an explosive eruption and continuous tremor. Other types of earthquakes indicate that magma supply and fluid movement toward the surface are still occurring.

Tiltmeter deformation data show gradual inflation over the past week, indicating pressure buildup due to magma supply. GPS data, however, show a deflation pattern, suggesting a release of deeper internal pressure, though shallow-level pressure remains high.

Given the current eruption and ongoing seismicity, the alert level for Mt. Lewotobi Laki-laki remains at Level IV (AWAS – Highest Level). The following recommendations apply:

  1. The public and tourists are advised not to conduct any activities within a 6 km radius and within a 7 km sectoral radius to the southwest–northeast from the eruption center.
  2. Stay calm and follow instructions from local authorities.
  3. Avoid believing or spreading unverified information.

Communities in disaster-prone areas should remain alert for the potential of lahar (volcanic mudflows) during heavy rain, especially in rivers originating from Mt. Lewotobi Laki-laki, such as Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, and Nurabelen. Residents affected by volcanic ashfall are advised to wear masks or face coverings to protect their respiratory health.

Local governments are expected to continue coordinating with the Mt. Lewotobi Laki-laki Volcano Observation Post in Pululera Village and the Center for Volcanology and Geological Hazard Mitigation (PVMBG), Geological Agency. Up-to-date information on volcanic activity is available through the Magma Indonesia official website or official social media accounts of the Geological Agency.

Thank you for your attention.

On behalf of the Minister of Energy and Mineral Resources
Head of the Geological Agency
Dr. Ir. Muhammad Wafid A.N., M.Sc.




LAMPIRAN / ATTACHMENT




Data Deformasi G. Lewotobi Laki-laki






Ikuti Berita Kami